Kolesterol
berasal dari lemak hewani.
Secara
alami, hati membentuk kolesterol secara endogenous sebanyak 800-1500/mghari.
Sementara makanan yang kita makan berperan 10 persen untuk membuat kolesterol
dalam tubuh. Secara
umum kita mengenal dua jenis kolesterol yaitu kolesterol HDL-high
density lipoprotein
(baik) dan kolesterol LDL-low density lipoprotein (jahat). LDL
akan beredar ke seluruh sel tubuh. Sel tubuh akan mengambil trigliserida,
kolesterol dan fosfolipid yang terdapat dalam LDL untuk membuat membran sel, hormon, atau sekedar
disimpan untuk cadangan energi. HDLini memiliki densitas yang paling besar,
berfungsi untuk mengangkut lemak kembali ke hati untuk di daur ulang atau
dibuang. Jika tidak terjadi keseimbangan antara kadar HDL dan LDL dimana LDL
tinggi maka akan menimbulkan resiko penyakit. Peningkatan konsentrasi
kolesterol plasma terutama LDL (Low Density Lipoprotein) akan meningkatkan
risiko aterosklerosis dan penyakit jantung iskemik.
Penumpukan kolesterol LDL di pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan mengganggu aliran darah, sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi. Peningkatan tekanan darah secara kronis dapat menyebabkan kerusakan pada jantung. Terbentuknya plak (plaque) yang memperkecil diameter pembuluh darah yang menyebabkan terhambatnya suplai oksigen untuk jaringan tubuh. Akhirnya akan terjadi sumbatan pada pembuluh darah jantung mengakibatkan iskemik jantung (keadaan jantung kekurangan oksigen) yang dapat menyebabkan kematian.
Penumpukan kolesterol LDL di pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit jantung koroner dan mengganggu aliran darah, sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi. Peningkatan tekanan darah secara kronis dapat menyebabkan kerusakan pada jantung. Terbentuknya plak (plaque) yang memperkecil diameter pembuluh darah yang menyebabkan terhambatnya suplai oksigen untuk jaringan tubuh. Akhirnya akan terjadi sumbatan pada pembuluh darah jantung mengakibatkan iskemik jantung (keadaan jantung kekurangan oksigen) yang dapat menyebabkan kematian.
Kadar
LDL yang tinggi terkait dengan asupan lemak jenuh. Umumnya, semakin jenuh asam
lemak yang terdapat dalam makanan, semakin tinggi LDL yang dihasilkan. Namun
tidak semua asam lemak jenuh meningkatkan kolesterol daram darah. Asam lemak
jenuh yang terbukti meningkatkan LDL adalah laurat, miristat, dan asam
palmitat. Lemak hewani merupakan sumber lemak jenuh yang terbanyak.
Penyebab kadar kolesterol yang meninggi antara lain:
1) Makan terlalu banyak lemak jenuh (saturated fat) seperti mentega, cake, biscuits dan makanan fast food.
2) kegemukan atau obesitas juga memperlihatkan keadaan
kelebihan lemak yang menyebabkan juga banyak timbunan kolesterol.
Materi dalam Power Point KOLESTEROL
Tidak ada komentar:
Posting Komentar